ANALISIS SISTEM GROUNDING GRID BERDASARKAN NILAI TEGANGAN LANGKAH DAN TEGANGAN SENTUH PADA GARDU INDUK 150 KV TEMANGGUNG DENGAN SIMULASI SOFTWARE ETAP 12.6.0

Authors

  • Friska Rizqi Pratiwi Universitas Negeri Semarang

Keywords:

Gardu Induk, Sistem Pentanahan Grid, Tegangan Langkah, Tegangan Sentuh

Abstract

 

 

Abstract— Abstract - The grounding system is a system that connects the substation components, equipment bodies, and installations with the ground so it can protect people and installation components from the danger of abnormal voltages or currents. The grounding system that is often used is a combination of grid and rod. The purpose of this study is to analyze the grounding system of the 150 kV Temanggung substation using ETAP 12.6.0 software and to compare the actual design with other grounding system models, namely the L, T, and triangle models with the same rod and grid conductor spacing as the actual design based on the IEEE std standard. 80-2013. The results of the analysis of this study are the permissible touch stress is 1401.6 V for body weight 50 kg and 1896.9 V for body weight 70 kg and the allowable step stress is 5018 V for body weight 50 kg and 6791.6 V for body weight. 70 kg. The actual touch and step voltages are 1345.6 and 880.2 V. With a total conductor length of 1623 meters. Of the several model designs applied, the T model design is the best in terms of economics, according to the IEEE std 80-2013 standard, namely 1190 meters.

 

Intisari— Sistem pentanahan merupakan sistem yang menghubungkan komponen gardu induk, badan peralatan, dan instalasi dengan tanah sehingga dapat mengamankan manusia dan komponen-komponen instalasi dari bahaya tegangan atau arus abnormal. Sistem pentanahan yang sering digunakan adalah kombinasi grid dan rod. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis sistem pentanahan gardu induk 150 kV Temanggung menggunakan software ETAP 12.6.0 dan membandingkan rancangan sesungguhnya dengan model sistem pentanahan lain yaitu model L, T, dan segitiga dengan jarak konduktor rod dan grid yang sama dengan rancangan sesungguhnya berdasarkan standar IEEE std 80-2013. Hasil analisis penelitian ini yaitu tegangan sentuh yang diizinkan adalah 1401,6 V untuk berat badan 50 kg dan 1896,9 V untuk berat badan 70 kg serta tegangan langkah yang diizinkan adalah 5018 V untuk berat badan 50 kg dan 6791,6 V untuk berat badan 70 kg. Tegangan sentuh dan tegangan langkah sesungguhnya adalah 1345.6 dan 880,2 V. Dengan total panjang konduktor 1623 meter. Dari beberapa rancangan model yang diterapkan rancangan model T yang terbaik dari segi ekonomis sesuai standar IEEE std 80-2013 yaitu  1190 meter.

 

Kata Kunci— Gardu induk, sistem pentanahan grid; tegangan sentuh, tegangan langkah.

References

Aydiner, M. G. (2009). Grouding Design Analysis. February, 1–118.

Markovic, D Miroslav. “Grounding Grid Design In Electric Power Systems”. TESLA Institute.2000

Guclu, Mustafa Aydiner. “Grounding Design Analysis”. Middle East Technical University. 2012

Gönen, Turan. “Electric Power Distribution EngineeringThird Edition.” New York USA: CRC Press Taylor & Francis Ltd. 2014

IEEE Std 80. (2013). Guide for Safety In AC Substation Grounding. In Group (Vol. 2013, Issue February). https://doi.org/10.1109/IEEESTD.2013.91902

Furqon, Z. (2013). Analisis Pengaruh Pemasangan Grounding Kabel Tanah 20 Kv Di Gardu Hubung Sarangan Pln Rayon Malang Kota Untuk Menurunkan Gangguan Penyulang Menggunakan E-Tap 12.6. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.

Kasiram, Moh. (2010) Metodologi penelitian: Kualitatif–Kuantitatif. UIN-Maliki Press, Malang. ISBN 978-602-958-280-2

Thapar, B., Gerez, V., Balakrishnan, A., & Blank, D. A. (1991). Evaluation of Ground Resistance of a Grounding Grid of Any Shape. IEEE Transactions on Power Delivery, 6(2), 640–647. https://doi.org/10.1109/61.131122

Downloads

Published

2021-04-30 — Updated on 2021-04-30

Versions