https://jurnal.fte.uniba-bpn.ac.id/index.php/JTE/issue/feed Jurnal Teknik Elektro Uniba (JTE UNIBA) 2021-06-08T00:45:05+00:00 Open Journal Systems JTE UNIBA - Jurnal Teknik Elektro Universitas Balikpapan https://jurnal.fte.uniba-bpn.ac.id/index.php/JTE/article/view/90 SIMULASI SISTEM PENCUCI BAHAN TEKSTIL BERBASIS LOGIKA FUZZY 2021-04-03T03:31:37+00:00 Muhammad Fatih Azhari Asyauqi azhari.fatih@gmail.com <p><strong>Abstrak</strong></p> <p><strong>Untuk memaksimalkan tingkah kebersihan dari proses pencucian dan meningkatkan efisiensi energy pada mesin pencuci dapat dilakukan control berbasis logika fuzzy. Dengan logika fuzzy, variable sekitar dapat dilakukan operasi untuk melakukan pengambilan keputusan dengan membuat rentang variable diantara 0 dan 1. Pada system pencuci nilai nilai pada bahan digunakan sebagai nilai input. Simulasi dilakukan dengan software matlab, variable berupa massa dan tingkat kekotoran dari bahan yang menghasilkan keluaran berupa kecepatan motor untuk mencuci bahan. Tingkat kekotoran dari bahan dimasukkan dalam persen dan massa dari bahan dalam kilogram (Kg). Tingkat kekotoran dan berat bahan mempengaruhi kecepatan motor, semakin kotor dan berat bahan maka kecepatan akan bertambah. Hasil yang didapatkan berupa nilai kecepatan motor dari kecepatan maksimalnya yang dipengaruhi oleh beberapa variable.</strong></p> <p><strong>Kata Kunci- Logika Fuzzy, Mesin Pencuci, Simulasi, Matlab</strong></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong><em>Abstract</em></strong></p> <p><strong><em>To maximize the cleanliness behavior of the washing process and increase the energy efficiency of the washing machine, fuzzy logic used as a control. With variable fuzzy logic, operations used to make decisions by making a variable range between zero and one. In the system, the value of the value of the material used is the input value. By using matlab software for simulation, the variables in the form of mass and level of dirtiness of the material which produce output in the form of motor speed for washing the material. The level of impurity of the ingredients is in percent and the mass of the material is in kilograms (Kg). The level of dirtiness and suggestions that affect the speed of the motor, the dirty and suggestion, the material will increase. The results obtained are in the form of motor speed values from the maximum built by several variables.</em></strong></p> <p><strong><em>Keywords-Fuzzy Logic, Washing Machine, Simulation, Matlab</em></strong></p> 2021-04-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 Muhammad Fatih Azhari Asyauqi https://jurnal.fte.uniba-bpn.ac.id/index.php/JTE/article/view/91 ANALISIS SISTEM GROUNDING GRID BERDASARKAN NILAI TEGANGAN LANGKAH DAN TEGANGAN SENTUH PADA GARDU INDUK 150 KV TEMANGGUNG DENGAN SIMULASI SOFTWARE ETAP 12.6.0 2021-03-16T06:24:13+00:00 Friska Rizqi Pratiwi friskarizqi444@gmail.com <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p><em>Abstract</em>— Abstract - The grounding system is a system that connects the substation components, equipment bodies, and installations with the ground so it can protect people and installation components from the danger of abnormal voltages or currents. The grounding system that is often used is a combination of grid and rod. The purpose of this study is to analyze the grounding system of the 150 kV Temanggung substation using ETAP 12.6.0 software and to compare the actual design with other grounding system models, namely the L, T, and triangle models with the same rod and grid conductor spacing as the actual design based on the IEEE std standard. 80-2013. The results of the analysis of this study are the permissible touch stress is 1401.6 V for body weight 50 kg and 1896.9 V for body weight 70 kg and the allowable step stress is 5018 V for body weight 50 kg and 6791.6 V for body weight. 70 kg. The actual touch and step voltages are 1345.6 and 880.2 V. With a total conductor length of 1623 meters. Of the several model designs applied, the T model design is the best in terms of economics, according to the IEEE std 80-2013 standard, namely 1190 meters.</p> <p>&nbsp;</p> <p><em>I</em>ntisari— Sistem pentanahan merupakan sistem yang menghubungkan komponen gardu induk, badan peralatan, dan instalasi dengan tanah sehingga dapat mengamankan manusia dan komponen-komponen instalasi dari bahaya tegangan atau arus abnormal. Sistem pentanahan yang sering digunakan adalah kombinasi grid dan rod. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis sistem pentanahan gardu induk 150 kV Temanggung menggunakan software ETAP 12.6.0 dan membandingkan rancangan sesungguhnya dengan model sistem pentanahan lain yaitu model L, T, dan segitiga dengan jarak konduktor rod dan grid yang sama dengan rancangan sesungguhnya berdasarkan standar IEEE std 80-2013. Hasil analisis penelitian ini yaitu tegangan sentuh yang diizinkan adalah 1401,6 V untuk berat badan 50 kg dan 1896,9 V untuk berat badan 70 kg serta tegangan langkah yang diizinkan adalah 5018 V untuk berat badan 50 kg dan 6791,6 V untuk berat badan 70 kg. Tegangan sentuh dan tegangan langkah sesungguhnya adalah 1345.6 dan 880,2 V. Dengan total panjang konduktor 1623 meter. Dari beberapa rancangan model yang diterapkan rancangan model T yang terbaik dari segi ekonomis sesuai standar IEEE std 80-2013 yaitu&nbsp; 1190 meter.</p> <p>&nbsp;</p> <p>Kata Kunci— Gardu induk, sistem pentanahan grid; tegangan sentuh, tegangan langkah.</p> 2021-04-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 Friska Rizqi Pratiwi https://jurnal.fte.uniba-bpn.ac.id/index.php/JTE/article/view/92 ENERGI TERBARUKAN APLIKASI PHOTOVOLTAIC CELL (PV) TERHADAP VARIASI BEBAN ELEKTRIK SEBAGAI ENERGI ALTERNATIF 2021-04-07T07:21:50+00:00 Nur Rani Alham nurrani.alham@ft.unmul.ac.id <p><strong>Teknologi saat ini sudah semakin canggih dan banyak digunakan. Penggunaan teknologi ini menyebabkan peningkatan konsumsi daya listrik yang semakin besar, sedangkan sumber listrik yang digunakan masih menggunakan energi tidak terbarukan. Panel surya atau <em>Photovoltaic</em> adalah salah satu Energi Baru Terbarukan (EBT) yang sumber energinya berasal dari matahari. Sumber energi ini sangat familiar dimasyarakat Indonesia, tetapi masih sangat sedikit pemanfaatannya. Oleh karena itu dilakukan pengaplikasian Photovoltaic Cell (PV) terhadap variasi beban elektrik sebagai energi alternatif. Pada penelitian ini menggunakan <em>Photovoltaic Cell</em> berkapasitas 150 W<sub>p</sub>, dengan jenis <em>Polycrystaline</em> <em>silicon</em>, baterai 12V/38Ah, inverter, dan <em>solar charge control</em>. Penelitian dilakukan selama 3 hari berturut-turut, ketika cuaca dalam keadaan cerah. Pengambilan data arus dan tegangan dilakukan selama 4 jam dengan menggunakan beban lampu 15W, dan 15W+60W. Dari hasil penelitian didapatkan</strong><strong> modul <em>Photovoltaic</em> pada pabrik diketahui efisiensi sebesar </strong><strong>&nbsp;dan pada penggunaan PV yang telah diukur pada penelitian didapat efisiensi daya guna sebesar </strong><strong>&nbsp;penggunaan pada saat <em>charge</em>. </strong><strong>Efisiensi daya inverter pada hari ke-1 sebesar 64%, hari ke-2 sebesar 59%, dan hari ke-3 sebesar 55%. </strong></p> 2021-04-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 Nur Rani Alham https://jurnal.fte.uniba-bpn.ac.id/index.php/JTE/article/view/97 Analisis Akibat Ketidakseimbangan Beban dan Losses Daya pada Penghantar Netral Gardu Induk Kota Bangun 2021-04-21T01:54:23+00:00 Mohammad Syahrir Djalil syahrirdjalil@polnes.ac.id Suratno Suratno suratnopolnes@gmail.com <p>Ketidakseimbangan beban pada jaringan distribusi sering dijumpai, hal ini diakibatkan adanya waktu penyalaan yang tidak serempak, penyambungan tiap phase tidak seimbang, dan terjadinya gangguan pada jaringan. Akibat dari ketidakseimbangan beban akan muncul adanya arus netral. Besar arus netral ini tergantung seberapa besar ketidakseimbangan beban dari ketiga phase. Arus yang mengalir pada penghantar netral ini menyebabkan adanya losses daya. Pada Gardu Induk Kota Bangun ketidakseimbangan terjadi akibat adanya gangguan yang berasal dari arus gangguan 1 phase ke tanah, maupun 3 <em>phase</em> ke tanah. Penghitungan besarnya ketidakseimbangan beban yang terjadi akibat adanya gangguan pada saluran Gardu Induk Kota Bangun diperoleh nilai tertinggi pada tanggal 24 Maret 2020 sebesar 128,3540802% dan nilai terendah pada tanggal 1 Maret 2020 sebesar 57,09570957%. Penghitungan besarnya nilai <em>losses</em> daya akibat adanya arus netral yang berasal dari ketidakseimbangan beban diperoleh nilai tertinggi pada gangguan di tanggal&nbsp; 19 Februari 2020 sebesar 4325,724 Watt dan nilai terendah pada tanggal 3 Februari 2020 sebesar 61,936 Watt. Dari hasil penelitian yang dilakukan, hasil yang didapatkan melebihi standar ketidakseimbangan arus menurut <em>IET</em>. Dengan hasil yang didapatkan melebihi dari 30% ketidakseimbangan arus</p> 2021-04-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 Mohammad Syahrir Djalil, Suratno Suratno https://jurnal.fte.uniba-bpn.ac.id/index.php/JTE/article/view/96 Perancangan Sistem Monitoring Jarak Parkir dengan Raspberry Pi 3 dan Web 2021-04-19T06:45:32+00:00 Aswadul Fitri Saiful Rahman aswadul864@uniba-bpn.ac.id Mayda Waruni Kasrani mayda@uniba-bpn.ac.id Yopi Praditya yopi@gmail.com <p>Parkir merupakan salah satu komponen suatu sistem transportasi yang perlu dipertimbangkan dalam setiap kebijakan. masalah yang selalu timbul dalam sistem perparkiran adalah kurangnya informasi mengenai status jarak aman parkir, untuk itu diperlukan sebuah sistem monitoring jarak parkir. Tujuan penelitian ini adalah <em>untuk mempermudah monitoring jarak aman saat parkir dan mengetahui jumlah kendaraan yang masuk dan keluar.Pada sistem yang dirancang kali ini dilengkapi dengan Sensor Ultrasonik di beberapa titik yang mampu mengendalikan gerbang parkir yang menggunakan motor Servo SG90 sebagai hardware dan mengetahui jarak untuk di tampilkan pada LCD Char 16x2. Jarak aman yang akan tampil pada LCD Char yang di hasilkan dari sensor Ultrasonik adalah antara 26.00 cm sampai 30.00 cm jika tidak ada kendaraan yang terdeteksi dan 2.00 cm sampai 5.00 cm jika ada kendaraan yang terdeteksi. Perangkat lunak yang digunakan pada sistem ini dirancang dengan menggunakan bahasa Python 3</em></p> 2021-05-03T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 Aswadul Fitri Saiful Rahman, Mayda Waruni Kasrani, Yopi Praditya https://jurnal.fte.uniba-bpn.ac.id/index.php/JTE/article/view/98 STUDI PENGGUNAAN KABEL LISTRIK BAWAH TANAH JENIS N2XKFGbY 3 X 185 mm 0,6/1 Kv 2021-04-30T14:41:57+00:00 Muhamad Kaspuddin Kaspuddin1234@gmail.com Charles Pangaribuan Charles123@gmail.com Bambang Sugeng Bambang123@gmail.com <p><strong>adanya kegagalan suplai listrik yang diakibatkan oleh cepatnya penuruanan nilai tahanan isolasi kabel dapat menyebabkan sistem jaringan tenaga listrik menjadi terganggu. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dilakukan kajian tentang kualitas kabel listrik yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan dimana kabel tersebut ditempatkan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dan perhitungan dengan analisi matematis berdasarkan pengukuran ataupun data yang diperoleh. Dari hasil pengukuran yang telah dilakukan didapatkan nilai tahanan penghantar sebesar 0,0972, nilai tahanan isolasi kebel sebesar 12700, dan untuk pengujian dielekterik selama 5 menit tidak terjadi breakdown. Untuk thickness isolasi sebesar 2,17. Berdasarkan data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa seluruh hasil pengujian dan pengukuran tersebut masih dalam batas standar yang dipersyaratkan oleh IEC 60228 dan IEC 60502-1</strong></p> 2021-05-03T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 Muhamad Kaspuddin, Charles Pangaribuan, Bambang Sugeng https://jurnal.fte.uniba-bpn.ac.id/index.php/JTE/article/view/101 Perancangan Sistem Monitoring Jumlah Slot Kosong pada Gedung Parkir 3 Lantai Berbasis Mikrokontroller 2021-06-08T00:45:05+00:00 A Asni B a.asni78@gmail.com Mayda Waruni Kasrani mayda@uniba-bpn.ac.id Achmad Adi Prayitno achmadadi@gmail.com <p><strong><em>Increased use of cars that are not balanced with the provision of adequate parking areas and many drivers who park in any place. The existing parking system only utilizes the parking area and the parking attendant who controls it. Motorists also have to find a place that is free of parking officers or drivers do not pay attention to the parking area, the vehicle owner will look for must get out if you do not get a parking space. To overcome this, make a parking system by using a microcontroller system that facilitates vehicle users to understand the number and arrange&nbsp; an empty parking space. The&nbsp; design of&nbsp; this parking system discusses the available parking system which will be notified via LCD (Liquid Crystal Display) and LED (Light Emitting Diode) at the entrance of the parking lot, and also so that it can be used for the total vehicles in the parking lot with LED indicators ( Light Emitting Diode). &nbsp;This &nbsp;design &nbsp;uses &nbsp;the&nbsp; Arduino &nbsp;Nano &nbsp;as &nbsp;a &nbsp;processor &nbsp;to process data. The servo that translates the bar will be driven. When the parking lot is full, the LCD (Liquid Crystal Display) gives information that there is no vacant land, so the parking user goes up to the next floor. From the Arduino test results, Nano can adjust the circuit well, and Ultrasonic sensors can connect vehicles in each parking area, and the servo bars can be opened and closed again</em></strong></p> 2021-06-08T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 A Asni B, Mayda Waruni Kasrani, Achmad Adi Prayitno