https://jurnal.fte.uniba-bpn.ac.id/index.php/JTE/issue/feed Jurnal Teknik Elektro Uniba (JTE UNIBA) 2021-11-02T03:23:25+00:00 Open Journal Systems JTE UNIBA - Jurnal Teknik Elektro Universitas Balikpapan https://jurnal.fte.uniba-bpn.ac.id/index.php/JTE/article/view/102 Hybrid Generator Thermoelektrik Panel Surya Thin Film Sf 170-S Cis 170 Watt Pada Plts 1 Mw Cirata 2021-10-15T05:12:02+00:00 Fathana salsa hayani fathanasalsa1999@gmail.com Arnisa Stefanie fathanasalsa1999@gmail.com Insani Abdi Bangsa fathanasalsa1999@gmail.com <p><strong>Energi baru dan terbarukan (EBT) mempunyai peran penting dalam memenuhi kebutuhan energy yang ramah lingkungan. Indonesia berada pada jalur khatulistiwa yang diberkahi energy matahari berlimpah. Sebagian besar pemanfaatan energy surya menggunakan panel surya. Pada penelitian ini pemanfaatan energy surya ini memanfaatkan hybrid generator thermoelektrik panel surya thin SF 170-S CIS 170 Watt. Dengan memanfaatkan perbedaan suhu untuk menghasilkan listrik, yakni suhu panas radiasi matahari dengan suhu udara, selain itu hybrid ini menjadikan lebih variatif dan optimal dalam pemanfaatan tenaga surya ini. dari satu modul yang dipasag 1 modul TEG SP1848 diperoleh energy sebesar 83,56 kWh per hari dalam waktu peak hour, dan equal sun hour sekirat 4 jam maka diperoleh energy 334,24kWH perharinya.</strong></p> 2021-11-01T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 Fathana salsa hayani, Arnisa Stefanie, Insani Abdi Bangsa https://jurnal.fte.uniba-bpn.ac.id/index.php/JTE/article/view/129 Perancangan Alat Pembayaran Digital Berbasis E-KTP dan RFID 2021-11-01T06:47:24+00:00 Aswadul Fitri Saiful Rahman aswadul864@uniba-bpn.ac.id A. Asni B a.asni.b@uniba-bpn.ac.id Abdi Elman Girsang abdielman123@gmail.com <p>Seiring dengan perkembangan tekonologi, segala aktifitas maupun kebutuhan bisa didapatkan dengan mudah. Salah satu teknologi tersebut adalah RFID (Radio Frequency Identification) tag. RFID adalah sebuah perangkat elektronik kecil yang terdiri dari Chip dan Antena. E-KTP (Elektronik Kartu Tanda Penduduk) di Indonesia sudah menggunakan teknologi RFID yang kompatibel dengan Arduino modul RC522. Sistem ini menggunakan 2 software yaitu sistem untuk mendaftarkan software dan sistem jual beli barang. Transaksi digital lebih menguntungkan dari pada sistem transaksi konvensional dalam hal efektivitas dan keamanan. Dari hasil pengujian semua sistem diantaranya registrasi E-KTP, memasukan barang penjualan dan transaksi jual beli, didapatkan hasil yang sempurna tanpa ada sedikit masalah. RFID menjadi solusi dalam pekerjaan sehari-hari agar lebih mudah dan cepat</p> 2021-10-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 Aswadul F Saiful Rahman, A. ASNI B, Abdi Elman Girsang https://jurnal.fte.uniba-bpn.ac.id/index.php/JTE/article/view/110 Studi Penetrasi Distributed Generation Pada Sistem Distribusi Bantul Feeder Bantul 07 2021-10-15T05:23:02+00:00 Imron imron@uniba-bpn.ac.id <p><strong><em>Distribution Generation</em> (DG) atau pembangkit tersebar merupakan pembangkit dengan kapasitas kecil (di bawah 10 MW) yang dapat menyuplai langsung konsumen atau terhubung langsung pada jaringan distribusi. DG ditempatkan biasanya pada bus-bus yang terhubung langsung ke beban. Parameter-parameter yang perlu diperhatikan dalam pemasangan DG antara lain adalah level tegangan dan kerugian daya. Pemasangan DG semakin meningkat di seluruh dunia didorong oleh kebijakan nasional dan internasional yang bertujuan untuk meningkatkan pangsa sumber energi terbarukan dan unit-unit tenaga panas dan mikro yang sangat efisien untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan mengurangi pemanasan global. Penempatan DG dapat mempengaruhi aliran daya dan tegangan pada bus di sistem distribusi. Oleh karena itu, penempatan DG harus diperhitungkan dan direncanakan secara detail agar dapat bekerja secara optimal. Penempatan DG yang tidak optimal dapat meningkatkan losses pada sistem, sehingga berpengaruh terhadap profil tegangan yang akan menurun. Penempatan dan kapasitas DG yang optimal dapat berpengaruh kepada peningkatan profil tegangan, mengurangi losses, meningkatkan kapasitas distribusi, dan meningkatkan keandalan pada sistem. Makalah ini membahas terkait adanya penetrasi dari DG pada sistem yang sudah ada, dalam hal ini kasus yang diambil adalah pada <em>feeder </em>Bantul 07.</strong></p> 2021-11-01T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 Imron https://jurnal.fte.uniba-bpn.ac.id/index.php/JTE/article/view/126 Kelayakan LoRa Untuk Jaringan Komunikasi Sistem Pengelolaan Air di Politeknik Negeri Samarinda 2021-10-29T03:26:58+00:00 Prihadi Murdiyat prihadi.m@gmail.com Abdul Hamid Kurniawan prihadi.m@gmail.com Sunu Pradana prihadi.m@gmail.com <p><strong><em>Abstract</em></strong><strong>—A water management system is being developed in Politeknik Negeri Samarinda (Polnes). The system consists of a number of sensor node (SN) that is always connected to a gateway/sink. Communication network between SNs and gateway is considered to utilize radio technology. As the campus area reaches 10 hectare, long range (LoRa) radio technology might be the candidate. Eventhough LoRa, in its specification, could cover the distance of around 15 km in line of sight condition, Polnes campus that has hilly terrain with several storey buildings may reduce the coverage of LoRa. Hence, in this research, the received signal strength (RSSI) was measured to find the possibility of LoRa being the communication network infrastructure. At the location where the gateway would be installed, a 433 Mhz LoRa transmitter was operated to continuously send data packets. A LoRa receiver was brought to every future SN locations to measure the RSSI. The measurement by the receiver that was equipped with a rubber duck antenna (3 dBi gain) showed that the RSSI is between -107 dB to -85 dB for the distance of up to 165 meter. Meanwhile, by the use of a Yagi antenna with the gain of 7.37 dBi, the RSSI value is between -100 dB to -80 dB. All of those results verify that LoRa is capable for the communication infrastructure of Polnes water management system.</strong></p> 2021-11-01T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 Prihadi Murdiyat, Abdul Hamid Kurniawan, Sunu Pradana https://jurnal.fte.uniba-bpn.ac.id/index.php/JTE/article/view/125 Dual Saklar Konverter DC-DC Untuk Catu Daya Lampu LED Penerangan 2021-10-29T02:55:48+00:00 Turahyo Turahyo turahyoahyo@ymail.com <p>LED lamps have&nbsp;been extensively used&nbsp;as lighting lamps both in industry and in households.&nbsp;Led lamps as lighting generally use AC voltage as the power supply.&nbsp;This lamp&nbsp;is available from&nbsp;the supply using a voltage between 220-240 volts.&nbsp;However,&nbsp;under certain conditions a DC voltage with a level between 100-125 volts can&nbsp;be utilized to turn on&nbsp;the LED lighting.&nbsp;Solar cell is a power plant with an output voltage in the form of DC voltage.&nbsp;Solar cells used for household needs generally have an output voltage level of 6 volts to 48 volts.&nbsp;The output voltage cannot be employed to turn on&nbsp;the LED lighting.&nbsp;For that we need an equipment that&nbsp;is in a position to change&nbsp;the output voltage level of the solar cell into a higher voltage level.&nbsp;This equipment&nbsp;is generally called&nbsp;a boost DC-DC converter.&nbsp;In this paper,&nbsp;the input voltage used is 7,4 volts with an output voltage of 125 volts with a 5&nbsp;watts&nbsp;LED lamp load.&nbsp;The input current absorbed in this design is 0,7 A and the output current is 0,0314 A.&nbsp;</p> 2021-11-01T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 turahyo turahyo https://jurnal.fte.uniba-bpn.ac.id/index.php/JTE/article/view/128 Rancang Bangun Sistem Alat Praktikum SCR di Laboratorium Elektronika Daya dengan Pengendali Arduino 2021-10-29T02:59:11+00:00 Fendi Rahmad prihadi.m@gmail.com Sunu Pradana prihadi.m@gmail.com Abdul Hamid Kurniawan prihadi.m@gmail.com <p><strong>Silicon Controlled Rectifier (SCR) is one of the components studied in the Power Electronics course at the Department of Electrical Engineering, Samarinda State Polytechnic. Therefore, in the SCR learning process, a practicum module is needed as a learning support tool. The practicum modules in the Power Electronics laboratory are prone to damage and are difficult to repair, so updating tools with simpler maintenance and operation needs to be done. In the module that has been designed, the operation of the SCR is carried out by detecting the zero crossing point on the sinusoidal waveform of the source voltage. Detection is carried out by the zero cross detector module which then sends pulses to the Arduino Mega. The pulse will be used by Arduino Mega to send a trigger pulse signal to the SCR gate leg. The delay time of the trigger pulse is set by the program in the Arduino to get the desired triggering angle. In the test, the SCR module was operated as a single-phase half-wave controlled rectifier, a single-phase full-wave controlled rectifier with a center-tap transformer, a bridge system single-phase full- wave controlled rectifier, and a three-phase half-wave controlled rectifier. As a result, the triggering angle is inversely proportional to the value of the output voltage and current parameters. As the value of the trigger angle is increased, the value of the output voltage and current of the controlled rectifier will decrease.</strong></p> 2021-11-11T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 Fendi Rahmad, Sunu Pradana, Abdul Hamid Kurniawan https://jurnal.fte.uniba-bpn.ac.id/index.php/JTE/article/view/130 Penerapan Metode Yolo Object Detection V1 Terhadap Proses Pendeteksian Jenis Kendaraan Di Parkiran 2021-11-02T03:23:25+00:00 A Asni B a.asni78@gmail.com Amin a.asni.b@uniba-bpn.ac.id Mayda Waruni Kasrani mayda@uniba-bpn.ac.id <p>Seiring dengan perkembangan transportasi maka jenis kendaraan semakin banyak dan di butuhkan suatu sistem yang dapat mengklasifikasi jenis kendaraan tersebut. Penelitian ini berfokus pada deteksi objek berupa jenis kendaraan. Tujuan penelitian ini mendeteksi jenis kendaraan di parkiran dengan menggunakan sistem pendeteksian untuk memberikan keakuratan dalam mengklasifikasi kendaraan sesuai dengan jenisnya seperti motor, mobil, truck dan bus. Sistem klasifikasi dalam penelitian ini menggunakan teknik pengolahan citra digital sebagai cara untuk menghasilkan suatu citra baru yang telah di proses dan diolah dengan komputer. Metode penelitian menggunakan Metode <em>YOLO Object Detection </em>yang memiliki model sangat sederhana dan kemampuan sangat cepat dalam mengidentifikasi objek dengan format jpg berjumlah 15 citra uji coba yang terdiri dari 4 jenis kendaraan yaitu mobil, motor, truck dan bus dan 15 citra uji coba tersebut akan dilatih untuk menghasilkan model baru citra pendeteksian. Hasil pengujian pendeteksian jenis kendaraan berdasarkan Metode <em>YOLO Object Detection </em>diperoleh presentase tingkat akurasi sebesar 98,667%, total akurasi jumlah kendaraan terdeteksi sebanyak 64 objek kendaraan dari total 66 objek kendaraan kendaraan yang terdapat pada 15 sampel , dimana ada 1 sampel hanya memberi akurasi 82 % ,dan rata-rata waktu komputasi untuk mendeteksi objek sebesar 3,067 detik.</p> 2021-10-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 A Asni B, Amin, Mayda Waruni Kasrani https://jurnal.fte.uniba-bpn.ac.id/index.php/JTE/article/view/113 IMPLEMENTASI LOGIKA FUZZY PADA KENDALI SISTEM PENGGERAK KAMERA 2 AXIS UNTUK MENGIKUTI OBJEK BERBENTUK BOLA 2021-11-01T13:14:51+00:00 Budi Cahyo Wibowo budi.cahyo@umk.ac.id Noor Yulita Dwi Setyaningsih budi.cahyo@umk.ac.id <p>Robot pendeteksi dan pengikut objek tertentu merupakan salah satu penerapan dan pengembangan dari teknologi <em>robotic vision</em> yang saat ini sedang banyak diteliti. Teknologi&nbsp; <em>robotics vision</em> tidak hanya bertumpu pada sensor yang mampu mengenali objek tertentu saja melainkan didukung pula oleh teknologi elektro, mekanik dan kendali sehingga fungsi robot sebagai alat yang mampu melakukan tugas secara fisik, baik yang bekerja secara <em>autonomous</em> ataupun dalam pengawasan manusia dapat tercapai.</p> <p>Sistem penggerak kamera 2 <em>axis</em> ini didesain dengan metode logika <em>fuzzy</em> dengan beberapa tahap yang terdiri dari penentuan nilai keanggotaan untuk fuzzifikasi, proses inferensi dan defuzzifikasi untuk menghasilkan sinyal keluaran yang digunakan untuk menjalankan motor servo pada gerak 2 <em>axis</em>.</p> <p>Dengan menerapkan metode kendali logika <em>fuzzy </em>pada sistem penggerak kamera 2 <em>axis, </em>sistem mampu mengikuti objek yang bergerak dengan kecepatan 7,34 cm/s.</p> 2021-11-11T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 budi cahyo wibowo, Noor Yulita Dwi Setyaningsih